Penggunaan Dana BOS Harus Sesuai Prosedur

Wanto“Ada beberapa larangan yang tidak boleh didanai oleh dana BOS dan ada pula yang boleh, makanya dalam penggunaan dana BOS tersebut harus berpedoman pada Buku Juknis (Petunjuk Teknis)” kata Wanto yang juga sebagai PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) BOS Kabupaten, beberapa waktu lalu menyampaikan kepada reporter Gema Bersemi di ruang kerjanya.

Saat ini, kata Wanto, bahwa dana BOS tahun 2015 ini naik nilainya, untuk Sekolah Dasar (SD) dari Rp 580 ribu per anak/tahun sekarang menjadi Rp 800 ribu, sedangkan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Rp 710 ribu per anak/tahun menjadi Rp 1 juta dan untuk Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) dari Rp 1 juta menjadi Rp 1,2 juta per anak/tahun, kalau tahun yang lalu untuk SMA/SMK baru masa uji, namun sekarang dana BOS telah berjalan, Jelasnya.

Pihaknya selaku PPTK berharap dana BOS tersebut penggunaannya harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, makanya RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) disusun secara cermat apa saja yang menjadi kebutuhan sekolah dan ini harus disusun melalui rapat selanjutnya disosialisasikan kepada guru dan komite sekolah sehingga semua tahu dan transparan, karena saat ini dana BOS juga dipantau oleh masyarakat, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan yang lainnya, jadi harus benar-benar penggunaannya sesuai keperuntukannya, imbuhnya.

Di Grobogan penyaluran bantuan dana BOS ke sekolah-sekolah negeri dan swasta nilainya cukup besar, berdasarkan data tahun 2015 ini, jumlah sekolah SDN/swasta di Grobogan sebanyak 826, untuk SMP N/swasta sebanyak 136 dan SMA/SMK Negeri/Swasta sebanyak 112, semua telah mendapatkan dana BOS pada bulan februari 2015 lalu untuk triwulan pertama dan saat ini pihak Dinas Pendidikan Kabupaten mengadakan sosialisasi dana BOS tersebut dengan harapan sekolah bisa menggunakan uang BOS sesuai dengan Juknis yang ada, selain itu ketika ditanya tentang adanya tanda tangan yang dipalsu baik tanda tangan guru dan komite sekolah pada lembar RKAS pihaknya meminta agar melaporkannya ke saya, karena itu salah satu bentuk pelanggaran, jelasnya dengan serius. (ARF)

 

Print Email