HARI RAYA WAISAK TAHUN 2021
Waisak atau Waisaka merupakan hari raya agama Buddha. Hari Waisak juga dikenal dengan nama Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Saga Dawa di Tibet, Vesak di Malaysia, dan Singapura, Visakha Bucha di Thailand, dan Vesak di Sri Lanka. Nama ini diambil dari bahasa Pali "Wesakha", yang pada gilirannya juga terkait dengan "Waishakha" dari bahasa Sanskerta. Di beberapa tempat disebut juga sebagai "Hari Buddha".
Berikut kami sampaikan Petunjuk Terknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2021/2022 :
SAYEMBARA DESAIN BATIK KORPRI
Korps Pegawai Republik Indonesia, atau disingkat KORPRI, adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan. Sedangkan perangkat Pemerintah Desa Tidak menjadi anggota Korpri telah memiliki Organisasi Profesi yang bernama PPDI atau Persatuan Perangkat Desa Indonesia. Meski demikian, KORPRI sering kali dikaitkan dengan Pegawai Negeri Sipil. Kedudukan dan kegiatan KORPRI tak terlepas dari kedinasan.
KORPRI yang didirikan pada tanggal 29 November 1971 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971, yang merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia. Selama Orde Baru, KORPRI dijadikan alat kekuasaan untuk melindungi pemerintah yang berkuasa waktu itu. Namun sejak era reformasi, KORPRI berubah menjadi organisasi yang netral, tidak berpihak terhadap partai politik tertentu.
PENYERAHAN SANTUNAN KEPADA KELUARGA KORBAN KECELAKAAN PERAHU DI WADUK KEDUNG OMBO
Hari ini Kamis, 20 Mei 2021 diserahkan santuan kepada keluarga korban kecelakaan perahu di waduk Kedung Ombo, yang terjadi sepekan yang lalu. Santunan ini diberikan kepada keluarga korban dalam acara Halal Bi Halal virtual Dinas Pendidikan bersama Bupati Grobogan dan PGRI. Santunan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Amin Hidayat, S.Pd, MM diruangan beliau, didampingi oleh keluarga korban dan Kepala Sekolah yang bersangkutan.
Read more: PENYERAHAN SANTUNAN KEPADA KELUARGA KORBAN KECELAKAAN PERAHU DI WADUK KEDUNG OMBO
SEJARAH HARI KEBANGKITAN NASIONAL
Kebangkitan Nasional Indonesia adalah periode pada paruh pertama abad ke-20 di Nusantara (kini Indonesia), ketika rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia". Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Budi Utomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).
Untuk mengejar keuntungan ekonomi dan menguasai administrasi wilayah, Belanda menerapkan sistem pemerintahan kolonial pada orang-orang yang sebelumnya tidak memiliki kesamaan identitas politik. Pada awal abad ke-20, Belanda menetapkan batas-batas teritorial di Hindia Belanda, yang menjadi cikal bakal Indonesia modern.